Surabaya, Liputan Suara Rakyat.my.id – Warga Jalan Dukuh Bulak Banteng, Gang Garuda 2/08, Surabaya, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar kos, Sabtu (31/10/2026).
Korban diketahui bernama Moch Iwan Abdillah, yang berdasarkan identitas KTP tercatat beralamat di Jalan Ikan Kerapu, Perak Barat. Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Fitri, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan sesak napas pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 06.46 WIB.

Saat itu, tetangga kos sempat menawarkan bantuan untuk mengantarkan korban ke puskesmas. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh korban. Setelah itu, korban diketahui berangkat menggunakan jasa ojek online.
Saksi juga menerangkan bahwa pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, korban masih terlihat beraktivitas di dalam kamar dengan menyalakan kipas angin.
Namun, setelah itu korban tidak terlihat keluar kamar selama kurang lebih tiga hari. Kondisi tersebut mulai menimbulkan kecurigaan warga, terlebih setelah tercium bau tidak sedap dari dalam kamar hingga ke luar.
Mengetahui kondisi tersebut, warga kemudian berkoordinasi dengan ibu-ibu kader setempat dan berinisiatif menghadirkan petugas puskesmas untuk melakukan pengecekan. Saat dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Warga selanjutnya menghubungi layanan darurat 112 guna meminta bantuan penanganan lebih lanjut.
Petugas Poster Kedung Cowek tiba di lokasi sekitar pukul 12.35 WIB untuk melakukan pengecekan. Selanjutnya, personel Polsek Kenjeran turut melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Sekitar pukul 13.00 WIB, Tim Inafis Polres KP3 Surabaya tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan serta olah TKP. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans untuk dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya guna penanganan lebih lanjut.
Dalam proses penanganan tersebut, turut hadir Lurah Bulak Banteng bersama sejumlah petugas gabungan, di antaranya Tim Inafis Polres KP3 Surabaya, Polsek Kenjeran, Poster Kedung Cowek, Surya 55, Projopati Bulak Banteng, BPBD Kota Surabaya, serta Ambulans Dinas Sosial Kota Surabaya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab kematian.
(Red)





Tinggalkan Balasan